Selamat Datang!!

Mahasiswa Jalur SBMPTN-SNMPTN 2017 di Ilmu Tanah, FP-USK

Download Materi Kuliah

Download Materi kuliah'mu yang belum dimiliki disini. Semoga bisa membantu. Selamat Belajar. Semangat!

Beberapa Kegiatan Kita

Inilah beberapa kegiatan yang telah diadakan dan dikuti oleh anak-anak ilmu tanah dengan mengatasnamakan HIMAILTA!

Beginilah Kondisi Himpunan Kita

Inilah tampilan pada beberapa bagian dari sekretariat Himailta tahun 2016...

Daftar Member HIMAILTA

Ayo daftar sebagai member HIMAILTA sekarang disini...

Program Studi Ilmu Tanah Kembali Aktif

Program studi ilmu tanah aktif kembali.. baca selengkapnya...

Tampilkan postingan dengan label Himailta-event. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Himailta-event. Tampilkan semua postingan

Kamis, 16 Maret 2017

Pendaftaran Kepanitiaan PERNAS ke-XV




Pertemuan Nasional (PERNAS) 
Forum Komunikasi Himpunan Mahasiswa Ilmu Tanah Indonesia ( Fokushimiti) ke-XV




Maret 16, 2017. Sehubungan akan diadakannya PERNAS FOKUSHIMITI ke-XV di Banda Aceh. Maka, Himpunan Mahasiswa Ilmu Tanah (HIMAILTA) Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala dengan ini mengumumkan bahwa perekrutan kepanitiaan acara tersebut telah dibuka. diharapkan kepada seluruh mahasiswa Ilmu Tanah Fakultas Petanian, Universitas Syiah Kuala untuk terlibat dalam kegiatan tersebut. perekrutaan kepanitiaan ini dapat diikuti oleh mahasiswa dari berbagai angkatan (2013-2016). syarat serta bidang yang ingin diikutkan dapat dilihat pada form pendaftaran dibawah ini:




Sekian informasi yang dapat kami sampaikan. terimakasih atas kerjasamanya. 
Kami akhiri wassalamualaikum wr. wb

"Tertanda Komisi Informasi dan Komunikasi (INFOKOM) Himpunan Mahasiswa Ilmu Tanah Universitas Syiah Kuala"

Mengetahui
Ketua Himpunan Mahasiswa Ilmu Tanah USK

ttd

Sahbudin
NIM. 1405108010001

Rabu, 19 Oktober 2016

Penyuluhan Kompos HIMAILTA di Desa Lambiheu Lambaro Angan


Kegiatan Penyuluhan dan Demonstrasi Kompos berlangsung pada tanggal 25 September 2016.Sebelum melakukan penyuluhan mahasiswa ilmu tanah sebelumnya melakukan pembuatan kompos. pembuatan tersebut berjalan hampir 3 bulan, dimana proses kerja nya memakan waktu untuk bekerja. sebelum melakukan penyuluhan sebagian panitia mencari lokasi atau survei tempat untuk melakukan penyuluhan. Setelah keliling-keliling mencari lokasi dan yaa alhasil dapatlah sebuah desa di Lambaro Angan. Yang mana desa tersebut merupakan desa dengan penduduk berkisar 200 orang dengan pendapatan primer mereka berasal dari pertanian. Nama desa tersebut adalah desa Lambiheu yang mana sepanjang jalannya di penuhi dengan pertanian sayur-sayuran. Setelah bertanya untuk mendapat informasi mengenai desa kepada geucik ( kepala desa ). Bahwa desa tersebut masih menggunakan pupuk kimia sebagai bahan eksternal dalam membantu memperbaiki hasil mereka serta menggunakan pestisida. Masyarakat belum paham betul mengenai pupuk kimia dan pengunaan pestisida. Oleh karena itu mahasiswa Ilmu Tanah datang siap untuk membantu masalah yang beredar di pertanian masyarakat.



Gambar 1. Ketua Himpunan Mahasiswa Ilmu Tanah Unsyiah ( HIMAILTA ) menyambut warga yang            datang.

Kegiatan Penyuluhan di ramaikan dengan adanya mahasiswa ilmu leting 2016, panitia, dan masyarakat. Kegiatan penyuluhan ini mendapat dukungan penuh baik dari Fakultas Pertanian maupun Prodi Ilmu Tanah itu sendiri.  


Gambar 2. Panitia dan Pemateri menyambut warga untuk pengisian absen

Semangat antusias dari warga yang datang berbondong-bondong untuk menerima ilmu pertanian organik, Dalam hal ini panitia lebih semangat untuk menyukseskan acara penyuluhan ini.

Gambar 3. Masyarakat yang ikut berpartisipasi

Pada waktu libur, dimana warga kebanyakkan kerja diladang dan masih menyempatkan waktu untuk mendapatkan ilmu yang bermanfaat bagi mereka kedepannya.
 

 Gambar 4. Ketua Panitia menyampaikan kata sambutan

Ketua Panitia yaitu Sahbudin berterima kasih kepada warga yang menyempatkan hadir di acara Penyuluhan dan Demonstarsi pembuatan kompos.

Gambar 5. Ketua Himpunan Mahasiswa Ilmu Tanah ( HIMAILTA ) menyampaikan kata sambutan 

Ketua HIMAILTA Yaitu Arief Maulana yakin bahwa dengan penyuluhan dan demonstrasi ini pertanian di Desa Lambiheu lebih baik kedepannya dengan pertanian organik.

Gambar 6. Kata sambutan dari Geucik desa Lambiheu

Geucik atau kepala desa Lambiheu yaitu bapak Abdullah berterima kasih karena dengan kegiatan ini diharapkan masyarakat lebih paham mengenai pertanian organik. 

 Gambar 7. Produk Kompos HIMAILTA

Sebelum masuk ke sesi materi, ini loh produk kompos kami yang mana dari mahasiswa ilmu tanah yakin bahwa dengan produk ini pertanian masyarakat lebih baik.
 
 Gambar 8. Pemateri memberikan arahan kepada warga
 
 Dalam kegiatan penyuluhan ini materi disampaikan oleh pemateri yang luar biasa yaitu Ir. Manfarizah, M.Si. Materi tersebut bertemakan " Ilmu Organik Untuk Meningkatkan Kapasitas Permanen Masyarakat ". Materi yang disampaikan sangat mudah dipahami masyarakat, oleh karena itu masyarakat di harapkan dapat mengaplikasikannya di kehidupan sehari-hari.

Gambar 9. Penyerahan sertifikat dari HIMAILTA kepada Desa Lambiheu

 Gambar 10. Penyerahan sertifikat dari HIMAILTA kepada Pemateri

Setelah pemberian sertifikat kepada Pemateri dan Desa Lambiheu dari HIMAILTA. Selanjutnya acara dilanjutkan dengan demonstrasi kompos.

 Gambar 11. Demonstrasi mengenai pembuatan kompos


 Gambar 12. Pembuatan Mikroorganisme Lokal ( MOL )


 Gambar 13. Arahan langsung dari pemateri

Untuk Pemateri  Demonstrasi kompos ini diundang pemateri khusus yaitu Dr. Ir. Muyassir, M.P . Rasanya tidak pasti ilmu yang didapatkan kalau hanya dengan teori saja. Oleh karena itu HIMAILTA berinisiatif untuk mengadakan demonstrasi untuk mengetahui lebih pasti mengenai praktek pembuatan kompos. 


Gambar 14. Foto Bersama dengan Masyarakat

Produk kompos HIMAILTA diserahkan kepada desa Lambiheu sebagai cindramata dan kenang-kenangan bermanfaat buat masyarakat yang di wakili Geucik Desa Lambiheu. Masyarakat sangat senang dengan kehadiran HIMAILTA yang menambah ilmu pertanian organik buat mereka. Satu pesan dari masyarakat jangan sungkan datang ke desa mereka dan bimbing mereka menjadi pertanian yang cinta organik.

Kami segenap penyukses acara mengucapkan Terima Kasih kepada Desa Lambiheu yang telah membantu menyukseskan acara HIMAILTA.



 

Selasa, 24 Mei 2016

Pembuatan Kompos HIMAILTA







Sabtu, 14 Mei 2016 merupakan hari yang sangat luar biasa untuk mahasiswa mahasiswi Ilmu Tanah Fp Unsyiah. Sebab paginya mereka mengadakan acara yang luar biasa yaitu Isra’ Mikraj 1437 H di Musolla FP Unsyiah. Dan pada siangnya tepatnya pukul 14.00 WIB, Himailta mengadakan satu agenda yang luar biasa juga yaitu Pembuatan Kompos di Rumah Kompos belakang gedung Fakultas Pertanian Baru Unsyiah.
Agenda kali ini yaitu untuk memotong dan menimbun dari sisa sisa tanaman yang telah diambil dan dikeringkan sebelumnya. Kegiatan ini dihadiri banyak mahasiswa baik dari Prodi Ilmu Tanah maupun Prodi lainnya seperti Agroteknologi. Walau disaat itu cuaca sangat terik tapi hal itu tidak menyurutkan semangat mereka yang mengebu gebu untuk membuat pupuk kompos ini. Sebelumnya apa itu pupuk kompos ?
Pupuk kompos merupakan sebuah Zat Pengatur Tumbuh yang bahan dasarnya terbuat dari sisa sisa makhluk hidup dimana dalam proses pembuatannya juga tanpa bahan kimia sintetis. Menurut crowford (2003) menyatakan bahwa Kompos adalah hasil penguraian parsial/tidak lengkap dari campuran bahan-bahan organik yang dapat dipercepat secara artifisial oleh populasi berbagai macam mikroba dalam kondisi lingkungan yang hangat, lembap, dan aerobik atau anaerobik.
Pembuatan pupuk kompos disebut pengomposan. Dimana bahan bahan organic yang menjadi bahan baku pupuknya akan diurai oleh mikroba-mikroba pengurai. Proses pengomposan pun tidak memakan waktu yang lama, terutama jika dikerjakan dengan penuh kekompakan. Tidak dibutuhkan keahlian khusus untuk meracik pupuk kompos. Hanya butuh niat dan tekad yang kuat maka kompos pun dapat diproduksi.
Pupuk kompos memiliki banyak manfaat di berbagai aspek, diantaranya :
  1. Aspek Lingkungan :
1.     Mengurangi polusi udara karena pembakaran limbah dan pelepasan gas metana dari sampah organik yang membusuk akibat bakteri metanogen di tempat pembuangan sampah
2.     Mengurangi kebutuhan lahan untuk penimbunan
  1. Aspek bagi tanah/tanaman:
1.     Meningkatkan kesuburan tanah
2.     Memperbaiki struktur dan karakteristik tanah
3.     Meningkatkan kapasitas penyerapan air oleh tanah
4.     Meningkatkan aktivitas mikroba tanah
5.     Meningkatkan kualitas hasil panen (rasa, nilai gizi, dan jumlah panen)
6.     Menyediakan hormon dan vitamin bagi tanaman
7.     Menekan pertumbuhan/serangan penyakit tanaman
8.     Meningkatkan retensi/ketersediaan hara di dalam tanah
Oleh sebab itulah salah satu agenda dari HIMAILTA yaitu membuat pupuk kompos dimana memiliki dampak yang baik bagi lingkungan dan tanah, juga membantu perekonomian serta melatih mahasiswa mahasiswi Ilmu Tanah untuk menjadi Entrepreneur di masyarakat nantinya. Sampai saat ini agenda pupuk kompos terus berjalan dan akan dikembangkan untuk di pasarkan secara konvensional.


Jumat, 20 Mei 2016

“JADIKAN ISRA’ MIKRAJ SEBAGAI SARANA PEMERSATU HIMAILTA”




Mahasuci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari masjidil haram ke masjidil aqsa yang telah kami berkahi sekelilingnya agar kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kekuasaan) kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahu (Q.S.Al Isra’ ayat 1)

Sabtu, 14 Mei 2016 merupakan hari yang tenang dan berbahagia di seputaran kampus Jantung Hatee rakyat Aceh (UNSYIAH) terutama di Fakultas Pertanian Unsyiah. Tidak banyak aktivitas akademik kampus yang terlihat. Namun tidak halnya di Fakultas Pertanian. Terlihat ada beberapa mahasiswa dan mahasiswi berdatangan memakai baju koko, gamis atau biasa disebut dengan baju muslim. Mereka merupakan mahasiswa mahasiswi dari program studi Ilmu Tanah Fakultas Pertanian. Subhanallah mereka meringankan langkah untuk mengadakan acara Isra’ Mikraj 1437 H. Begitu padat kegiatan akademik mereka namun mereka menyempatkan untuk mengadakan dan menghadiri kegiatan tersebut. Walau tidak dihadiri seluruh mahasiswa mahasiswa Ilmu Tanah FP Unsyiah ini namun Alhamdulillah terdapat nilai lebih tersendiri yaitu Himpunan Mahsiswa Ilmu Tanah (HIMAILTA) merupakan organisasi mahasiswa (ORMAWA) FP pertama yang mengadakan kegiatan tersebut di Tahun 2016 ini.
Salah satu agenda rutin Himailta yaitu mengadakan Isra Mikraj tiap tahunnya. Walau kegiatan akademik kampus yang begitu padat, namun Himailta mempunyai banyak Agenda tiap tahunnya salah satunya Isra Mikraj. Isra Mikraj tahun ini memiliki tema yang begitu menarik yaitu “JADIKAN ISRA’ MIKRAJ SEBAGAI SARANA PEMERSATU HIMAILTA” dengan harapan dengan diadakannya Isra mikraj ini maka akan terus terjalin kekeluargaan anatara mahasiswa dengan alumni dan dosen semakin kompak atau solid. Sebab keluarga besar ilmu tanah Unsyiah sangat dikenal dengan kekuatan kebersamaan yang solid.
Namun isra mikraj tahun ini terasa berbeda dari tahun sebelumnya. Hal ini tidak lepas dari keluwesan panitia yang mengkordinasi acara tersebut. Dari segi dekorasi ruangan musolla FP yang menarik untuk dilihat. Dari segi konsumsi yang menyediakan snack ringan dan minuman yang sangat inspiratif dan menyegarkan yaitu es timun dan makan siang berupa nasi dan sebagainya. Dibalik ini semua panitia telah bekerja keras semalaman untuk menghidangkan konsumsi ini. Sungguh cerminan kekompakan yang nyata telah diimplementasikan oleh mahasiswa mahasiswi Ilmu Tanah Fp Unsyiah.
Tidak hanya pada dekorasi dan konsumsi yang menarik Isra’ Mikraj tahun ini. Keluwesan panitia bidang acara juga sangat luar biasa. Ini terbukti dengan diundangnya dan hadirnya beberapa tamu undangan. Ketua program studi Ilmu Tanah bapak Dr.Ir. Hairul Basri., M.Sc., Ustadz  Danu Firmasih, Dosen dosen Ilmu Tanah yang hadir, dan perwakilan perwakilan ORMAWA Fp Unsyiah. Merupakan bentuk kerja keras yang membutuhkan kekompakan untuk dapat menghadirkan dan mengundang para undangan.
Kata demi kata disampaikan sangat inspiratif oleh ketua umum HIMAILTA 2016-2017 abangda Arief Maulana pada kata sambutannya
“…sangat sulit untuk mempertahankan kekompakan jika iman tidak dimiliki, maka jadikan shalat untuk menguatkan kekompakan dan kekeluargaan himailta kedepannya”.
Tidak hanya ketum Himailta menyampaikan kata sambutannya. Ketua program studi Ilmu Tanah Bpk. Dr. Ir. Hairul Basri., M.Sc. juga menyampaikan kata sambutan yang sangat luar biasa,
“….renung dan lihatlah kelangit, sungguh kita sangat kecil dibanding ALLAH SWT, maka jangan sombong terhadap-NYA, Shalatlah sebab Ia sang Pencipta Alam Semesta”.
Kata kata inspiratif pada Sabtu itu tidak cukup sampai disini. Ustadz penceramah Ust Danu Firmasih juga sangat Entertain, Inspiring, dan Religiuos. Begitu banyak pandangan umum tentang Isra Mikraj yang dibuka oleh Ustadz dengan Easy Going. Diantaranya :
“….isra mikraj is not only about the pray, tetapi mempercayai dan mengamalkan Al-Quran merupakan point dari semuanya.”
Saat ini telah terbukti bahwa Al-Quran merupakan kitab yang paling kuat dan tidak ada manusia yang sanggup untuk menuliskan satu surah pun. Namun pada saat Rasulullah Muhammad SAW memberitahukan bahwa IA menerima perintah Shalat di langit ketujuh dari perjalanan masjidil Haram ke Masjidil Aqsa dari ALLAH SWT, hanya Sahabat Abubakar yang mempercayainya hingga kisah ini difirmankan dalam Al-Quran surah Al-Isra. Saat ini banyak peniliti percaya bahwa Al-Quran merupakan firman Allah SWT yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW.
Acara Isra Mikraj tidak berlangsung lama namun seluruh undangan dan mahasiswa mahasiswi mengikuti ceramah dengan Khidmat dan penuh Rahmat. Hal ini tidak terlepas dari kepiawaian sang Ustadz dalam berceramah atau menyampaikan materi sehingga acara dapat berjalan dengan lancar dan sukses. Semoga acara Isra Mikraj 1438 H nantinya akan berjalan lebih baik lagi dari tahun ini.